7 Karakter Pemimpin Besar

Pusta Hery Kurnia - Personality Traits of a Great Leader

Jika Anda ingin menjadi pemimpin yang bisa menarik orang-orang berkualitas, kuncinya adalah Anda sendiri harus menjadi orang yang berkualitas terlebih dahulu. Kepemimpinan adalah kemampuan menarik seseorang pada sesuatu yang Anda tawarkan sebagai pemilik perusahaan, manager, atau sebagai orang tua. Jim Rohn, seorang pakar motivasi, menyebut kepemimpinan sebagai tantangan yang besar dalam hidup.

Untuk jadi pemimpin, Anda perlu terus mengasah keterampilan. Semua pemimpin besar terus mengembangkan dirinya sampai menjadi efektif. Berikut beberapa caranya:

  1. Belajar menjadi kuat, tetapi bukan kasar. Anda perlu keluar dari zona nyaman Anda untuk menjadi pemimpin yang lebih kuat dan mampu menyelesaikan permasalahan. Beberapa orang salah memahami kata “kuat” dan mengartikannya sebagai bertindak “kasar”. Kuat itu bukan berarti kasar. Bahkan, kuat itu sama sekali bukan kasar.
  2. Belajar bersikap ramah, tetapi bukan lemah. Jangan salah tafsirkan keramahan sebagai kelemahan. Keramahan tidak lemah. Bersikap ramah merupakan salah satu kekuatan pemimpin. Kita perlu bersikap ramah terhadap orang-orang di dalam atau di luar tim. Kita perlu bersikap seramah mungkin saat menceritakan kebenaran pada orang. Kita perlu bersikap ramah dan memperhatikan kepentingan orang lain.
  3. Belajar bersikap yakin, bukan pura-pura berani. Perlu keyakinan untuk mencapai keberhasilan. Untuk mendapatkan pengaruh, Anda harus berjalan di depan tim Anda. Anda harus berani dan mau mengambil kesempatan pertama, mengatasi masalah pertama, menemukan tanda-tanda awal masalah.
  4. Belajar bersikap rendah hati, bukan malu. Anda tidak bisa mencapai sasaran dengan bersikap malu-malu. Rendah hati akan membuat Anda mengambil tindakan, di waktu yang sama Anda mendapatkan respek dari orang. Sedangkan rasa malu akan menghentikan Anda mengambil berbagai tindakan penting, sekaligus Anda akan kehilangan respek. Rendah hati, bukan malu.
  5. Miliki rasa bangga, bukan arogansi. Pemimpin yang berhasil memiliki rasa bangga. Rasa bangga diperlukan untuk membangun ambisi dan keinginan. Rasa bangga dibutuhkan dalam komunitas. Rasa bangga diperlukan untuk mencapai sasaran. Tetapi, kunci menjadi pemimpin besar adalah memiliki rasa bangga tanpa menjadi sombong/arogan. Rasa sombong yang paling buruk adalah kesombongan dari ketidak tahuan. Yaitu ketika Anda tidak tahu yang Anda tidak tahu. Jika seseorang pintar dan sombong, mungkin kita bisa mengerti. Tetapi jika seseorang tidak tahu apa-apa sekaligus dia sombong, ini parah namanya.
  6. Kembangkan rasa humor tanpa mempermalukan diri. Ini sangat penting bagi pemimpin. Orang yang tertawa bersama Anda berarti mereka merasa nyaman berada bersama Anda. Orang yang merasa nyaman akan jauh lebih mudah dipimpin. Tetapi sekali lagi, jangan melakukan humor berlebihan hingga mempermalukan diri Anda.
  7. Terakhir, hadapi kenyataan. Hadapi kenyataan. Terima kehidupan dengan ikhlas. Kehidupan itu unik. Keterampilan yang bermanfaat bagi satu pemimpin belum tentu cocok bagi pemimpin yang lain. Namun, keterampilan dasar kepemimpinan selalu bisa disesuaikan bagi siapa saja: di pekerjaan, di masyarakat, dan di rumah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s